banten
Sebanyak 4 Sekolah di Kota Serang Terendam Banjir Saat Hujan Lebat
SERANG – Curah hujan yang tinggi sejak Senin (12/01/2026) lalu dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Serang, turut merendam sebanyak empat sekolah di Kota Serang terdiri dari dua SD Negeri dan dua SMP Negeri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Serang tersebut juga menyebab beberapa sekolah negeri terendam banjir.
“Ada empat, SDN Pamrican, SDN Ciputat, SMPN 25 dan SMPN 18 Kota Serang yang terkena banjir,” ujarnya, Rabu (14/01/2026).
Akibat kondisi sekolah yang masih digenangi air, berdasarkan aturan darurat bencana, maka sekolah sementara dilakukan secara Daring.
“Sementara sekolah Daring sampai air surut dan tidak digenangi air,” jelasnya.
Seperti diketahui, hujan lebat disejumlah wilayah Provinsi Banten termasuk Kota Serang, menyebabkan banjir melanda beberapa wilayah, sehingga mengakibatkan ratusan rumah diberbagai tempat terendam air, dan membuat warga mengungsi ditempat yang lebih aman.
Adi, salah seorang warga Kasemen Kota Serang mengaku ia beserta keluarga terpaksa mengungsi di sebuah yayasan. Hal itu dikarenakan rumahnya terendam air setinggi dada orang dewasa.
“Rumah saya memang dekat kali, jadi ketika air sungai meluap, air masuk kedalam rumah. Tapi kali ini paling parah karena sampai dada. Bahkan perabotan rumah tangga banyak yang terendam,” katanya.
Menurut Adi, kondisi air meningkat tersebut sangat cepat. Karena pagi hari hanya ada pengumuman waspada dari masjid. Ketika siang hari, air mulai naik dan masuk kedalam rumah. Warga saat itu langsung diminta untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.















