CILEGON – Perkumpulan Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) menyoroti maraknya peredaran obat keras golongan daftar G, seperti Tramadol dan Eximer, di wilayah hukum (Wilkum) Polres Cilegon. Untuk itu, Polres Cilegon dan Polda Banten Diminta bertindak tegas untuk memberantas obat ilegal yang menyasar generasi muda tersebut, termasuk menindak tegas para oknum yang membekinginya.
Ketua Umum GMAKS, Saeful Bahri, meminta aparat kepolisian untuk tidak ragu mengambil tindakan hukum yang agresif dan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa pemberantasan tidak boleh hanya menyentuh permukaan atau pelaku-pelaku kecil di lapangan.
“Kami mendesak jajaran Polres Cilegon untuk menyisir habis toko-toko kosmetik, warung kelontong, maupun perorangan yang nekat menjual Tramadol dan Eximer secara bebas tanpa izin resmi. Penindakan ini harus dilakukan secara masif karena merusak masa depan generasi bangsa,” ujar Saeful Bahri, Minggu (11/10/2026).
Bongkar Jaringan dan Tindak Tegas Oknum Pembeking
Saeful juga menggarisbawahi bahwa lancarnya bisnis haram obat-obatan keras ini kerap kali ditengarai karena adanya kontribusi dari pihak-mana pun yang menjadi pelindung. Oleh sebab itu, pihaknya menuntut komitmen penuh dari Kapolres Cilegon beserta jajarannya untuk membersihkan internal serta menindak pihak manapun yang berani membekingi para pengedar.
“Jangan hanya menangkap pengecer atau penjual eceran di tingkat bawah. Polisi harus berani membongkar jaringan ini sampai ke akar-akarnya, termasuk menangkap para koordinator lapangan hingga ‘Bos Besar’ penyuplai barang tersebut. Jika ditemukan ada oknum aparat atau oknum tertentu yang membekingi aktivitas ilegal ini, kami minta ditindak tegas tanpa pandang bulu,” kata Saeful.
Menurutnya, GMAKS akan terus mengawal isu ini dan siap bersinergi dengan masyarakat untuk memberikan informasi terkait titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi transaksi obat-obatan terlarang tersebut.
“Saya berharap Wilkum Cilegon bisa segera bersih dari peredaran obat keras ilegal demi menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah,” ungkapnya. (Nar)