banten
Gudang Rokok Ilegal Tampak Sepi Tanpa Aktivitas
SERANG – Rumah yang diduga menjadi gudang rokok ilegal merk Lato tampak sepi tanpa aktivitas ketika disidak oleh sejumlah aktivis, Rabu (14/01/2026). Hal tersebut terjadi diduga usai menjadi bahan pemberitaan awak media.
Pantauan di lokasi, sebuah rumah di Blok L salah satu perumahan yang diduga menjadi gudang penyimpanan rokok ilegal jenis lato, tampak sepi tanpa aktivitas. Namun, di teras rumah tampak terlihat satu unit sepeda motor, dan mesin pendingin berlabel HS.
Salah seorang aktivis di Kota Serang, Rahmat Gunawan mengatakan, dengan tidak adanya aktivitas di lokasi tersebut, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan terkait perizinan gudang di wilayah itu.
“Kalau siang sepi tanpa aktivitas. Kita lihat malam nanti apakah masih sepi juga. Kita juga akan tanyakan soal izin lokasi ke Camat Cipocok Jaya, apakah di lokasi yang kita duga sebagai gudang rokok ilegal apakah boleh dijadikan pergudangan,” ujarnya, Rabu (14/01/2026).
Selain itu, Rahmat juga mengaku pihaknya akan layangkan surat pengaduan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) serta Kanwil Bea dan Cukai agar ditindak tegas.
“Nunggu tanggapan Camat dulu. Jadi kita sekaligus bikin laporannya, baik rokok ilegal yang diduga merugikan keuangan negara, maupun pelanggaran perizinan yang tidak sesuai peruntukannya,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Dianggap Merugikan Keuangan Negara dan meresahkan, Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Rakyat (Koar) Banten mengaku akan mendatangi gudang yang diduga menjadi penyimpanan rokok ilegal di wilayah Cipocok Kota Serang.
Koordinator Koar Banten, Rahmat Gunawan mengatakan, pihaknya telah mengantongi bukti peredaran rokok lato yang diduga kuat menggunakan pita cukai rokok yang tidak sesuai, sehingga dikategorikan ilegal.
“Ada beberapa jenis rokok lato ini yang sudah kami temukan. Dan terindikasi kuat sebagai roko ilegal tanpa cukai yang resmi,” ujarnya.
Untuk itu, Rahmat mengaku pihaknya bersama sejumlah aktivis lain, dalam waktu dekat akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap gudang rokok tersebut.
“Tunggu saja kabarnya. Saya dan teman-teman akan mendatangi tempat yang diduga menjadi gudang rokok lato. Lokasinya sekitaran Cipocok Jaya Kota Serang, tepatnya di wilayah perumahan yang bukan diperuntukkan sebagai pergudangan,” jelasnya.
Senada dikatakan Iqbal aktivis lainnya. Ia mengaku saat ini pihaknya masih memantau aktivitas di lokasi yang diduga menjadi gudang rokok Lato, sebagai bahan tambahan dalam laporan yang akan diberikan untuk Aparat Penegak Hukum (APH) serta Kanwil Bea dan Cukai Wilayah Provinsi Banten.
“Sudah kami informasikan. Tapi untuk laporan resminya nanti di hari kerja akan kami berikan termasuk bukti-buktinya,” ungkapnya. (Dinar)















