SERANG – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang dan sekitarnya menyebabkan ruas jalan utama Serang – Pandeglang, tepatnya di Kecamatan Baros, kembali terendam banjir pada Minggu (11/01/2026). Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air setinggi betis orang dewasa menutupi badan jalan, mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.
Kondisi air yang berwarna cokelat pekat tampak meluap hingga ke area depan ruko dan pemukiman warga. Sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa memperlambat laju kendaraan mereka untuk menghindari risiko mesin mogok atau terperosok ke lubang jalan yang tidak terlihat akibat tertutup genangan.
Deni, salah seorang pengendara yang melintas, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi yang terus berulang setiap kali hujan deras turun. Menurutnya, masalah utama terletak pada sistem drainase yang sudah tidak mampu menampung debit air.
“Kecamatan Baros ini sudah jadi langganan banjir kalau hujan lebat. Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki aliran irigasi di sepanjang jalan ini. Kalau dibiarkan terus, selain macet, ini juga membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujar Deni di lokasi kejadian.
Warga dan pengguna jalan mendesak dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk segera melakukan normalisasi saluran air atau memperluas drainase di titik-titik rawan tersebut agar aktivitas ekonomi dan transportasi antarwilayah tidak terus terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di beberapa titik, dan para pengendara diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi kawasan Baros. (Dinar)