TANGERANG – Proyek pembangunan pagar di SMKN 3 Kota Tangerang kini menuai sorotan tajam karena kualitas fisiknya yang memprihatinkan. Berdasarkan pantauan di lokasi, tembok pagar yang baru selesai dibangun sudah dalam kondisi miring, yang mengindikasikan adanya kegagalan konstruksi pada bagian pondasi.
Koordinator Wilayah Tangerang, Holida, menegaskan bahwa kondisi ini sangat membahayakan keselamatan siswa dan warga sekitar. “Tembok ini sudah miring dan tinggal menunggu waktu saja sampai roboh. Ini bukti nyata pengerjaan yang asal-asalan dan tidak sesuai standar keamanan bangunan,” ujar Holida dengan tegas.
Holida menduga kuat telah terjadi praktik pengurangan volume material dan kualitas semen demi meraup keuntungan pribadi. Menurutnya, kegagalan fisik bangunan ini merupakan indikasi telanjang adanya tindak pidana korupsi yang sengaja ditutupi oleh sikap bungkam para pejabat sekolah maupun dinas terkait.
Ia juga mengecam keras bungkamnya pejabat SMKN 3 dan Dindikbud Banten yang hingga kini menghindar dari konfirmasi media. “Jika tidak ada yang salah, kenapa harus sembunyi? Sikap tertutup ini justru memperkuat dugaan bahwa anggaran pendidikan tengah dijadikan ladang bancakan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Kini, masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat untuk segera turun tangan melakukan audit investigatif sebelum jatuh korban jiwa. Jika terbukti menyimpang, proyek tersebut harus dibongkar total dan pihak pelaksana serta pejabat terkait wajib diproses secara hukum.
CV(Andini sofila)