Lebak
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Wakapolda Banten Pimpin Panen Raya Jagung Presisi di Lebak
LEBAK, klikviral.com – Wakapolda Banten, Brigjen Pol. H. M. Sabilul Alif, memimpin langsung kegiatan panen raya jagung presisi di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Mulyasari, berlokasi di Desa Cileles, Kabupaten Lebak, Banten.
Kegiatan ini merupakan implementasi dan dukungan nyata jajaran Polri, khususnya Polda Banten, terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran Wakapolda Banten di tengah-tengah hamparan jagung yang menguning tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat petani. Dalam panen raya ini, Brigjen Pol. Sabilul Alif didampingi oleh Pj. Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, Kapolres Lebak, Dandim 0603/Lebak, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Lebak dan para anggota Poktan Mulyasari yang tampak antusias.
Panen raya ini menjadi puncak dari program optimalisasi lahan tidur seluas 10 hektar. Lahan yang sebelumnya kurang produktif, kini berhasil diubah menjadi lumbung pangan yang subur berkat kerja keras dan kolaborasi apik berbagai pihak. Program ini sejalan dengan konsep ‘Polri Presisi’ yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif mencari solusi proaktif terhadap isu-isu sosial-ekonomi strategis, termasuk kedaulatan pangan.
Dalam sambutannya, Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Sabilul Alif, menegaskan komitmen penuh institusinya dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Ini adalah tindak lanjut konkret kami atas arahan dan program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat lumbung pangan nasional. Polda Banten, bersama-sama dengan TNI dan pemerintah daerah, akan terus berkomitmen mengawal program ini dari hulu hingga hilir,” tegas Brigjen Pol. Sabilul Alif di lokasi panen.

Wakapolda menambahkan bahwa pengawalan tersebut mencakup berbagai aspek vital. “Kami ingin memastikan tidak ada hambatan bagi para petani. Pengawalan ini mulai dari pendataan lahan, memastikan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, hingga membantu dalam proses panen dan penanganan pasca-panen,” jelasnya.
Menurut Sabilul Alif, sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, terutama para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan, adalah kunci utama keberhasilan. “Polri hadir untuk memberikan rasa aman, motivasi, dan dukungan penuh agar lahan-lahan tidur di Banten dapat menjadi produktif,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Pj. Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan dukungan penuh dari Polda Banten. Ia menyatakan bahwa intervensi dan pendampingan dari Polri sangat krusial dalam menggerakkan kembali sektor pertanian di wilayahnya.
“Kami atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Lebak mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Program jagung presisi di Cileles ini adalah bukti nyata bahwa dengan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Iwan Kurniawan.
Program ini dinilai sangat strategis, mengingat jagung merupakan salah satu komoditas pangan dan pakan ternak utama di Indonesia. Dengan mengubah lahan tidur menjadi produktif, Poktan Mulyasari tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produksi jagung lokal, tetapi juga secara langsung meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan para anggotanya.
Acara panen raya ditutup dengan prosesi pemetikan jagung secara simbolis oleh Wakapolda Banten bersama jajaran Forkopimda. Keberhasilan panen di Desa Cileles ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan model percontohan yang dapat direplikasi di wilayah-wilayah lain di Provinsi Banten, demi mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat pangan. (red)















