Uncategorized

Dugaan Proyek Siluman di Jalan Raya Mauk: Tanpa Papan Informasi, Kualitas Material Dipertanyakan

Published on

TANGERANG, Klikviral.com  – Pembangunan pengerasan jalan di Jalan Raya Mauk, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, memicu sorotan publik. Pengerjaan infrastruktur ini diduga kuat sebagai proyek “siluman” lantaran tidak memasang papan informasi kegiatan di lokasi kerja.

Hal tersebut diutarakan oleh salah seorang aktivis kebijakan publik, Bagas. Menurutnya, Ketiadaan papan proyek membuat masyarakat dan pihak pengawas tidak dapat mengetahui besaran anggaran, sumber dana, kontraktor pelaksana, maupun target waktu pengerjaan.

“Padahal, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) mewajibkan setiap proyek yang menggunakan dana APBN maupun APBD menyajikan informasi secara transparan.” ujar Bagas kepada Klikviral, Sabtu (22/8/2026)

Selain persoalan transparansi, kualitas material di lapangan juga dinilai meragukan. Hamparan agregat kasar yang digunakan didominasi warna merah dan terlihat jelas bercampur tanah dalam jumlah banyak. Kondisi ini berpotensi menurunkan daya tahan struktur jalan—membuatnya cepat berdebu saat kemarau dan berisiko amblas ketika hujan deras.

“Tak hanya itu, aspek keselamatan pengguna jalan turut terabaikan. Pelaksana proyek tidak memasang police line (garis pengaman) maupun rambu peringatan di sekitar tumpukan material yang meluber hingga ke badan jalan. Kondisi ini sangat membahayakan pengendara, terutama roda dua pada malam hari.” kata Bagas sembari

“Ini bukan sekadar pengerjaan jalan biasa, tetapi cerminan pembangunan yang mengabaikan keselamatan publik. Tumpukan material diletakkan sembarangan tanpa rambu pengaman, ditambah lagi penggunaan material bercampur tanah dan ketiadaan papan proyek. Pemkab Tangerang dan dinas terkait harus turun tangan memperketat pengawasan. Jangan biarkan uang rakyat dipakai untuk proyek asal-asalan yang merugikan masyarakat!” tegas Bagas.

Warga setempat dan pengguna jalan mendesak Dinas Pekerjaan Umum, instansi terkait, hingga aparat penegak hukum untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan audit teknis ke lokasi guna memastikan keselamatan masyarakat serta transparansi penggunaan anggaran.

 

 

Kontributor: Andini Sopila

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version