TANGERANG — Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI) Provinsi Banten memperkuat langkah konsolidasi organisasi guna membentuk wadah advokat yang profesional, berintegritas, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan Konsolidasi dan Sosialisasi HAPI Banten digelar di kawasan Serpong, BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (19/9/2026). Puluhan advokat, praktisi hukum, dan unsur masyarakat se-Banten hadir dalam agenda bertema “Satukan Langkah, Perkuat Organisasi, Tegakkan Keadilan”. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut mandat Ketua Umum DPP HAPI Ernita Adiyalaksmita dan Sekretaris Jenderal Bob Hasan, dipimpin langsung Ketua Hapi Banten, Yudi Rijali Muslim.
Agenda membahas penguatan kelembagaan, konsolidasi advokat tingkat kabupaten/kota, persiapan serta pembentukan panitia Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), hingga tahapan pembentukan kepengurusan daerah.
“Kita ingin membangun HAPI Banten dengan kebersamaan. Struktur penting, namun yang lebih utama adalah nilai, program, dan kebermanfaatan. Profesionalitas dan integritas harus jadi fondasi utama,” ujar Ketua Hapi Provinsi Banten Yudi Rijali Muslim.
Diungkapkan Yudi, konsolidasi dilakukan untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh anggota berkontribusi. “Banten kaya akan advokat berkapasitas dan berpengalaman. Potensi ini harus disatukan menjadi kekuatan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat,” lanjutnya.
Dukungan datang dari praktisi hukum Ade Septiawan. Menurutnya, konsolidasi ini momentum memperkuat eksistensi sekaligus kualitas organisasi. “HAPI Banten bisa tumbuh kuat jika dibangun dengan kebersamaan, profesionalitas, dan integritas. Mari berkontribusi terbaik bagi profesi,” katanya.
Sinergi juga diharapkan dari pimpinan serikat pekerja PT KAI, Endo Saputra. Ia menyambut baik kehadiran HAPI Banten dan berharap terjalin kerja sama pendampingan hukum bagi pekerja. “Kami dukung sepenuhnya. Ke depannya diharapkan ada sinergi agar pekerja mendapat bimbingan dan advokasi hukum yang andal,” ujar Endo.
Kegiatan di Serpong ini menjadi langkah awal pembentukan DPD HAPI Banten. Tahapan selanjutnya meliputi konsolidasi di kabupaten/kota, pembentukan kepengurusan, persiapan PKPA, penyusunan program kerja, hingga menuju pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda).
“Proses ini akan berjalan sehat dan terukur. Dari konsolidasi bangun struktur, dari struktur susun program, dari program wujudkan manfaat. Itulah semangat kita,” tutup Yudi.
Konsolidasi ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid, berintegritas, dan mampu memperluas akses keadilan bagi masyarakat Banten. (Didi)