banten

Mahasiswa KKM Uniba Pasang Informasi Bahaya Narkoba di Pulo Panjang

Published on

SERANG – Dalam rangka upaya membentengi generasi muda dari ancaman barang haram, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok Bidang 3 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi memasang papan informasi mengenai bahaya Narkoba di kawasan Desa Pulo Panjang. Hal itu  merupakan bentuk upaya nyata untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai dampak buruk penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Diketahui, pemasangan papan edukasi tersebut ditempatkan di lokasi strategis yang kerap dilalui masyarakat dan pusat aktivitas remaja, telah dilakukan sejak 30 Juli 2026 lalu, sebagai salah satu program kerja utama Bidang 3 yang berfokus pada sosial, hukum, dan kesehatan masyarakat. Dengan informasi itu, diharapkan pesan pencegahan dapat tersampaikan secara efektif dan terus-menerus.

Selain itu konten di dalam papan edukasi tersebut mencakup jenis-jenis narkoba,tentang dampak negatifnya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta sanksi hukum yang mengancam para pelaku, hingga call center pengaduan untuk rehabilitasi.

Koordinator KKM Bidang 3 Niken Syachbillah Virjusep menjelaskan, inisiatif tersebut muncul dari pentingnya edukasi visual yang konsisten di ruang publik, dengan informasi materi edukatif yang mudah dipahami.

“Isinya mulai dari jenis-jenis narkoba, dampak negatifnya terhadap kesehatan fisik dan mental, sanksi hukum bagi pengedar serta pengguna, hingga imbauan untuk menjaga lingkungan desa agar tetap bersih dari peredaran gelap narkoba,” katanya, Sabtu (05/09/2026).

Niken Syachbillah mengatakan bahwa program kerja pihaknya, dirancang berdasarkan hasil observasi mengenai pentingnya penguatan benteng informasi terkait narkotika di kawasan desa.

“Melalui visualisasi yang jelas dan mudah dipahami, diharapkan warga desa bisa lebih waspada dan saling menjaga lingkungan dari ancaman narkoba,” ungkapnya.

Aksi nyata peduli lingkungan dan kesehatan para mahasiswa ini mendapatkan respon positif dan dukungan penuh dari perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat, dan berharap keberadaannya tidak hanya menjadi pajangan, tetapi benar-benar menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga dan menjauhi narkoba demi masa depan Pulo Panjang yang lebih baik. (Di)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version