Connect with us

    UPT Puskesmas Kecamatan Cigeulis Gelar Posbindu Institusi Berperan Deteksi Dini Faktor Resiko PTM

    Daerah

    UPT Puskesmas Kecamatan Cigeulis Gelar Posbindu Institusi Berperan Deteksi Dini Faktor Resiko PTM

    PANDEGLANG, klikviral.com – Masalah kesehatan masyarakat yang dihadapi saat ini adalah makin meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM). PTM adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh infeksi kuman termasuk penyakit kronis degeneratif, antara lain penyakit jantung, diabetes melitus (DM), kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan gangguan indera dan fungsional.

     

    UPT Puskesmas Kecamatan Cigeulis menggelar kegiatan Posbindu PTM Institusi, tepatnya di Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang, Banten.

     

    Kegiatan dihadiri langsung dan dimonitoring oleh Kepala Bidang Kabid P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Dian Handayani, SKM beserta tim, Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Cigeulis H.Endang Mulyadi S.KM, Camat Cigeulis Agus Lukmanto, Kasubag TU Puskesmas Cigeulis beserta tim.

    Saat ini peningkatan prevalensi penyakit tidak menular telah menjadi ancaman yang serius, khususnya dalam perkembangan kesehatan masyarakat. Salah satu strategi yang dikembangkan pemerintah untuk mengendalikan penyakit tidak menular adalah dengan mengembangkan model Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) berbasis masyarakat melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM.

     

    H.Endang Mulyadi S.KM saat menggelar kegiatan Posbindu Institusi, pada Selasa (5/12/23)

    di Kantor Kecamatan Cigeulis mengatakan bahwa Posbindu PTM merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian faktor risiko secara mandiri dan berkesinambungan.

     

    “Melalui Posbindu PTM, dapat sesegeranya dilakukan pencegahan faktor risiko PTM sehingga kejadian PTM di masyarakat dapat ditekan,” kata H.Endang Mulyadi S.KM .

     

    Strategi Posbindu PTM menurut H.Endang Mulyadi S.KM adalah berupa pemberdayaan dan peningkatan peran masyarakat termasuk dunia usaha dan ini merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan, diselenggarakan berdasarkan permasalahan PTM yang ada di masyarakat dan mencakup berbagai upaya promotif dan preventif serta pola rujukannya.

     

    Olehnya, Posbindu PTM Institusi merupakan peran serta institusi sebagai bagian dari masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM Utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik.

     

    Tujuan pelatihan ini kata H.Endang Mulyadi S.KM adalah untuk meningkatkan peran serta institusi dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM dengan sasaran utama pegawai/non pegawai berisiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas.

     

    “Harapannya peserta selain dapat mendeteksi faktor risiko PTM, juga dapat melakukan edukasi, rujukan sampai pada pelaporan berbasis Sistem Informasi Penyakit Tidak Menular,” tandasnya.

     

     

    (YEN/RG)

    Click to comment

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Daerah

    To Top