Connect with us

    DBD Meningkat, Blud Upt Puskesmas Panimbang Minta Warga Waspada dan Lakukan Ini

    Daerah

    DBD Meningkat, Blud Upt Puskesmas Panimbang Minta Warga Waspada dan Lakukan Ini

    PANDEGLANG, klikviral.com – Blud Upt Puskesmas Kecamatan Panimbang meminta masyarakat waspada terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) dimusim penghujan ini. Pasalnya, kasusnya meningkat di awal tahun 2024.

     

    Berdasarkan data Blud Upt Puskesmas Kecamatan Panimbang, warga yang terserang DBD yang terdata hingga Sabtu (24/2/2024) sudah mencapai kurang lebih 100 kasus. Sudah melebihi yang tercatat sepanjang bulan Oktober 2023 hingga Februari 2024.

     

    “Kasus DBD sampai tanggal 24 Desember tercatat ada 100 kasus. Meningkat dari tahun lalu yang 30 kasus,” terang Wahyudin S Kep Ners Kepala Blud Upt Puskesmas Kecamatan Panimbang.

     

    Wahyudin mengatakan, kasus DBD yang tengah mengalami peningkatan awal tahun 2024 ini didominasi pasien anak-anak usia 5-14 tahun. Namun dia memastikan dari 100 kasus DBD yang terdata hingga pertengahan bulan Desember ini tidak ada yang meninggal dunia.

     

    “Alhamdulillah tidak ada kasus sampai meninggal dunia. Kalau dilihat dari datanya memang kebanyakan yang terkena DBD itu anak-anak usia 4-15 tahun. Disusul usia 15-44 tahun,” beber Wahyudin S Kep Ners Kepala Blud Upt Puskesmas Panimbang.

    Dirinya membeberkan, penyebab naiknya kasus DBD awal Februar tahun ini dikarenakan faktor cuaca. Dimana curah hujan yang tidak menentu menyebabkan timbulnya banyak genangan-genangan air yang menjadi tempat tumbuhnya jentik nyamuk aedes aegypti.

     

    “Hal ini karena curah hujan tidak menentu, sehingga bisa meninggalkan genangan yang dipakai sebagai tempat sarang nyamuk,” ucapnya

     

    Untuk itu, dirinya meminta masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menerapkan 3 M, yaitu menguras tempat atau wadah penampung air, menutup temapt-tempat penampungan air, dan menimbun barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat penampungan air menggenang.

     

    “Dimana bisa dilakukan tambahan dengan mengurangi penyimpanan pakaian dengan cara digantung, menggunakan kelambu penutup dikala tidur dan gunakan obat penghalau nyamuk di dalam rumah,” tandasnya

     

     

    (YEN/RG)

    Click to comment

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Daerah

    To Top